Penggunaan dan fungsi byte dan bit, fungsi dan perbedaan dari beberapa jenis memori

1.    Ulasan penggunaan dan fungsi byte dan bit dalam bahasa komputer.

Perbedaan Bit dan Byte dalam Penggunaan
        Bit merujuk pada sebuah digit dalam sistem angka biner (basis 2). Sebagai contoh, angka 1001011 memiliki panjang 7 bit. Digit biner hampir selalu digunakan sebagai satuan terkecil dalam penyimpanan dan komunikasi informasi di dalam teori komputasi dan informasi digital. Teori informasi juga sering menggunakan digit natural, disebut nit atau nat. Sementara, komputasi kuantum menggunakan satuan qubit, sebuah potongan informasi dengan kemungkinan informasi tersebut bernilai benar.
Satuan bit biasanya digunakan untuk kecepatan laju pada bidang telekomunikasi, sebagian menyebutnya sebagai kecepatan transfer data antar perangkat keras. Jika melihat Model OSI (Open System Interconnection) maka satuan bit digunakan pada area Media Layer atau diarea perangkat keras. Didalam telekomunikasi, transmission rate (kapasitas transfer) telah secara tradisional dinyatakan dalam bit per second (bps) dan 1 kilobit sama dengan 1000 bit. Perhatikan keterangan dibawah in:
*bps = 1 bit/s
*Kbps = 1.000 bits/s
*Mbps = 1.000 Kbits/s atau 1.000.000 bits/s
*Gbps = 1.000 Mbit/s atau 1.000.000.000 bits/s
*Tbps = 1.000 Gbit/s atau 1.000.000.000.000 bits/s
Sedangkan satuan Byte adalah sekumpulan dari bit yang terdiri dari 8 bit, dalam perhitungan mudahnya setiap 8 bits sama saja dengan 1 byte atau 1 byte sama dengan 1/8 bit dalam komputer. Byte biasanya digunakan pada media penyimpanan data (Data Storage), sedangkan jika melihat Model OSI, byte digunakan pada area Host Layer (terutama pada Application Layer). Perhatikan keterangan dibawah ini:
*Byte = 8 bits
*Kilobyte = 1024 bytes atau 8192 (8 x 1024) bits
*Megabyte = 1024 Kilobytes atau 1.048.576 (1024 x 1024) bytes atau 8.388.608 bits
*Gigabyte = 1024 Megabytes atau 1.073.741.824 bytes atau 8.589.934.592 bits
*Terabyte = 1024 Gigabytes atau 1.099.511.627.776 bytes atau 8.796.093.022.208 bits
Dibawah ini hasil perhitungan antara kecepatan internet dengan kecepatan download yangdiberikan ISP di Indonesia:
256 kbps = 31,3 KB/s
512 kbps = 62,5 KB/s
1 mbps = 122,1 KB/s
5 mbps = 610,3 KB/s
10 mbps = 1220,7 KB/s

Digit biner

Claude E. Shannon pertama kali menggunakan kata bit dalam sebuah karya ilmiah pada tahun 1948. Ia menjelaskan bahwa kata tersebut berasal dari John W. Tukey, yang pada tanggal 9 Januari 1947 menulis sebuah memo kepada Bell Labs. Di dalam memo tersebut, dia memendekkan kata "binary digit" (digit biner) menjadi "bit".
Bit bekerja seperti saklar lampu, dalam arti sebuah bit bisa "menyala" atau "mati". Sebuah bit dapat bernilai "satu" atau "nol", "benar" atau "salah". Bit juga dapat memuat informasi untuk membedakan dua hal yang bertentangan satu sama lain.

Satuan

Bit, sebagai sebuah satuan, adalah jumlah informasi yang dapat dibawa oleh dua pilihan yang mempunyai kemungkinan yang sama. Bit melambangkan kapasitas dari sebuah digit biner. Satu bit sama dengan 0.693 nat (ln(2)), atau 0.301 hartley (log10(2)).
Bit lebih menekankan pada penyimpanan data sebagai digit biner, dan biasa digunakan ketika membicarakan tentang kapasitas data. Shannon, walaupun mempunyai arti yang sama dengan bit, lebih menekankan pada jumlah informasi yang dikandung.

Singkatan/lambang

Sampai saat ini, belum ada persetujuan atas lambang resmi yang dapat digunakan untuk bit dan byte. Patokan yang sering dikutip, IEC 60027 oleh International Electrotechnical Commission, menetapkan bahwa "bit" adalah lambang untuk satuan bit, sebagai contoh "kbit" untuk merujuk pada kilobit. Akan tetapi, patokan tersebut tidak menetapkan lambang apa yang dapat digunakan untuk byte.
Patokan lain yang juga sering dikutip, IEEE 1541 oleh Institute of Electrical and Electronics Engineers menetapkan "b" sebagai lambang untuk bit, dan "B" untuk byte. Konvensi ini banyak dipakai dalam ilmu komputer, tetapi belum diterima secara internasional, karena beberapa halangan berikut:
·         kedua simbol ini sudah dipakai untuk satuan lain: "b" untuk barn dan "B" untuk bel
·         "bit" adalah singkatan dari "binary digit", jadi tidak ada alasan untuk menyingkatnya lagi
·         biasanya lambang untuk sebuah satuan hanya menggunakan huruf besar jika satuan tersebut dinamakan untuk menghormati seseorang
·         istilah byte tidak digunakan di negara-negara berbahasa Perancis, negara-negara ini menggunakan istilah octet (lambang: "o"), sehingga sulit untuk membuat persetujuan secara internasional

2.    Kajian fungsi dan perbedaan dari beberapa jenis memori ini: RAM, ROM, PROM, EPROM, FLASH MEMORI, dan EEPROM.

a.    RAM (Random Acces Memory)
Adalah memori yang dapat dibaca atau ditulisi. Data dalam sebuah RAM bersifat volatile, artinya data akan terhapus bila catu daya dihilangkan. Karena sifat RAM yang volatile ini, maka program computer tidak tersimpan di RAM. RAM hanya digunakan untuk menyimpan data seinantara, yang tidak begitu vital saal aliran daya terpenuhi.

Fungsi RAM
Fungsi dari RAM yaitu untuk mempercepat pemrosesan data pada komputer. Semakin besar RAM yang dimiliki, maka komputer akan semakin cepat dalam prosesnya. Kerja RAM dapat dilihat di task manager di dalam system komputer.
b.    ROM
ROM kependekan dari Read Only Memory, yaitu perangkat keras pada komputer berupa chip memori semikonduktor yang isinya hanya dapat dibaca. ROM berisikan suatu program yang telah diterapakan oleh pembuat perangkat komputer dan keberadaan program ini tidak dapat diubah, ditambah, maupun dikurangi oleh pemakai Komputer. Isi ROM diperlukan pada saat computer dihidupkan. Perintah yang ada di dalam ROM sebagian akan dipindahkan ke RAM.
Fungsi ROM
ROM digunakan untuk menyimpan firmware (perangkat lunak yang berhubungan erat dengan perangkat keras ada). Salah satu contoh adalah ROM BIOS ROM yang berisi program dasar sistem komputer yang mengelola / menyiapkan semua peralatan / komponen dalam komputer saat komputer dihidupkan. ROM modern ditemukan dalam bentuk IC, persis seperti medium penyimpanan / memori lainnya seperti RAM. Untuk membedakannya perlu membaca teks yang tertulis di IC. Biasanya dimulai dengan sejumlah 27xxx, angka 27 menunjukkan jenis ROM, xxx menunjukkan kapasitas dalam kilo bit (bukan kilo byte).
Perbedaan antara RAM dan ROM antara lain:
1.      ROM tidak dapat diisi atau ditulisi data sewaktu-waktu seperti RAM. Pengisian atau penulisan data, informasi, ataupun program pada ROM memerlukan proses khusus yang tidak semudah dan se-fleksibel cara penulisan pada RAM. Biasanya, data atau program yang tertulis pada ROM diisi oleh pabrik yang membuatnya. Umumnya ROM digunakan untuk menyimpan firmware, yaitu perangkat lunak yang berhubungan dengan perangkat keras.
2.      Informasi/data/program yang tertulis pada ROM (isi ROM) bersifat permanen dan tidak mudah hilang dan tidak mudah berubah walaupun komputer ‘dimatikan’ atau dalam keadaan mati (off). Sedangkan pada RAM, semua isinya (baik berupa data, program atau informasi) akan hilang dengan sendirinya jika komputer ‘dimatikan’ (dalam keadaan off).
3.      ROM dapat menyimpan data tanpa membutuhkan daya. Itulah sebabnya data dalam ROM tidak akan hilang walaupun komputer mati. Sedangkan RAM membutuhkan daya agar dapat menyimpan data, jika RAM tidak mendapatkan daya, dengan sendirinya tidak akan dapat menyimpan data. Hal inilah yang menyebabkan data yang terdapat dalam RAM secara otomatis akan hilang bila komputer mati (off).

c.    PROM
PROM adalah salah satu jenis ROM, merupakan alat penyimpan berupa memori (memory device) yang hanya bisa dibaca isinya. PROM memang tergolong memori non-volatile, artinya program yang tersimpan di dalamnya tidak akan hilang walaupun komputer dimatikan (tidak mendapatkan daya listrik). Program yang tersimpan di dalamnya bersifat permanen. Biasanya digunakan untuk menyimpan program bahasa mesin yang sudah menjadi bagian hardware (perangkat keras) komputer.

d.    EPROM
EPROM adalah jenis chip memori yang dapat ditulisi program secara elektris. Program atau informasi yang tersimpan di dalam EPROM dapat dihapus bila terkena sinar ultraviolet dan dapat ditulisi kembali. Kesamaannya dengan PROM adalah keduanya merupakan jenis ROM, termasuk memori non-volatile, data yang tersimpan di dalamnya tidak bisa hilang walaupun komputer dimatikan, tidak membutuhkan daya listrik untuk mempertahankan atau menjaga informasi atau program yang tersimpan di dalamnya.Alat yang dapat digunakan untuk menghapus isi chip EPROM adalah UV PROM eraser yang biasanya memiliki panjang gelombang 253.7nm (untuk waktu penghapusan optimal) dan termasuk kisaran UVC dari sinar UV.

e.    Flash Memory
Flash Memory merupakan perangkat yang berfungsi untuk menyimpan data pada perangkat mobile devices, seperti HP, PDA, MP3 Player, Digital Camera, Printer dan lain-lain. Flash Memory merupakan penyimpanan data (eksternal) yang berfungsi layaknya Hard Disk dalam Komputer. Memori Flash dapat menghapus data di seluruh blok, sehingga merupakan teknologi yang lebih baik untuk aplikasi yang memerlukan update yang sering dalam jumlah data besar seperti dalam kasus memory stick.

f.     EEPROM
EEPROM(Electrically Erasable Programmable Read-Only Memory) merupakan memori non-volatile. Informasi, data atau program yang tersimpan di dalamnya tidak akan hilang walaupun komputer dimatikan, dan tidak membutuhkan daya listrik untuk mempertahankan atau menjaga informasi atau program yang tersimpan di dalamnya.EEPROM akan menghapus isi satu byte pada suatu waktu. Hal ini membuat lambat untuk diperbarui






Komentar

Postingan Populer